Monday, August 3, 2020

    Sumber Gambar :http://pencerahnusantara.org/kabupaten-karawang/


Bencana Alam di Kabupaten Karawang


Ringkasan Materi

Karawang adalah salah satu kabupaten di propinsi di Jawa Barat yang topografinya sebagian besar adalah dataran rendah, hanya sebagian kecil saja yang merupakan dataran tinggi.

·     Secara geografi wilayah kabupaten karawang  sebagian besar adalah dataran pantai yang luas, terhampar di bagian pantai utara dan merupakan endapan batuan sedimen yang dibentuk oleh bahan–bahan lepas terutama endapan laut dan aluvium vulkanik. Sedangkan di bagian tengah kawasan perbukitan yang sebagian besar terbentuk oleh batuan sedimen, sedang di bagian Selatan terdapat Gunung Sanggabuana dengan ketinggian ± 1.291 m di atas permukaan laut.

      Kabupaten Karawang terdiri dari 30 kecamatan, 12 kelurahan, dan 297 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 2.110.476 jiwa dengan luas wilayah 1.652,20 km² dan sebaran penduduk 1.277 jiwa/km². https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Karawang     
     
     Bencana alam yang biasanya terjadi di kabupaten karawang adalah banjir, tanah longsor,angin puting 
     beliung,rob serta.  Angin puting beliung biasa terjadi di daerah kecamatan Tegalwaru, Pangkalan,
     Kutawaluya dan Cilamaya Kulon. Longsor berpotensi di wilayah Selatan Karawang,  yakni
     Kecamatan Tegalwaru, Pangkalan dan Ciampel.  Banjir rob biasa terjadi di daerah pinggir pantai seperti Kecamatan Cilamaya.  Sedangkan daerah rawan banjir di Kabupaten Karawang adalah Kecamatan Karawang Barat, Kecamatan Karawang Timur, Kecamatan Telukjambe Barat, Kecamatan Telukjambe Timur, Kecamatan Pangkalan, Kecamatan Rengasdengklok, Kecamatan Cibuaya, Kecamatan Batujaya, Kecamatan Pakis Jaya, Kecamatan Cilebar, Kecamatan Tempuran, Kecamatan Cilamaya Wetan, dan Cilamaya Kulon. https://www.karawangkab.go.id/berita/tiga-belas-kecamatan-di-kabupaten-karawang-rawan-bencana-banjir
      
      Longsor atau sering disebut gerakan tanah adalah suatu peristiwa geologi yang terjadi karena pergerakan masa batuan atau tanah dengan berbagai tipe dan jenis seperti jatuhnya bebatuan atau gumpalan besar tanah lereng dari bebatuan dan tanah diperlemah melalui saturasi yang diakibatkan hujan lebat.
      

      Banjir di Karawang disebabkan meluapnya sungai yang sudah mengalami pendangkalan akibat lumpur, eceng gondok dan sampah, kurangnya resapan air serta saluran air di perumahan warga yang tidak pernah dibersihkan.
     
     Rob adalah  banjir yang diakibatkan oleh air laut yang pasang yang menggenangi daratan, merupakan permasalahan yang terjadi di daerah yang lebih rendah dari muka air laut. Penyebab terjadinya banjir rob adalah pemanasan global,pemanfaatan air tanah secara berlebihan, pemanfaatan hutan mangrove, keadaan topografi suatu wilayah, alih fungsi lahan dan pembuangan sampah di sungai
     
      Angin puting beliung biasa terjadi pada masa pancaroba, peralihan dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya.  Proses ini biasanya ada hubungannya dengan proses tumbuh awan cumulonimbus.

      Kekeringan adalah keadaan kekurangan pasokan air pada suatu daerah dalam masa yang berkepanjangan (beberapa bulan hingga bertahun-tahun).
      
      Kekeringan dapat menjadi bencana alam apabila mulai menyebabkan suatu wilayah kehilangan sumber pendapatan akibat gangguan pada pertanian dan ekosistem yang ditimbulkannya.











6 comments: